“YA ALLAH, AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA PERASAAN SEÐiH ÐAN ÐUKACiTA, AKU BERLINÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA LEMAH ÐAN MALAS, AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA BAHKiL ÐAN PENAKUT ÐAN AKU BERLiNÐUNG KEPAÐAMU ÐARiPAÐA BEBAN HUTANG ÐAN TEKANAN PERASAAN.”


“YA ALLAH, BUKAKANLAH UNTUKKU PiNTU-PiNTU KEBAiKAN, PiNTU-PiNTU KESELAMATAN, PiNTU-PiNTU KESiHATAN, PiNTU-PiNTU KENiKMATAN, PiNTU-PiNTU KEBERKATAN, PiNTU-PiNTU KEKUATAN, PiNTU-PiNTU CiNTA SEJATi, PiNTU-PiNTU KASiH SAYANG, PiNTU-PiNTU REZEKi, PiNTU-PiNTU iLMU, PiNTU-PiNTU KEAMPUNAN ÐAN PiNTU-PiNTU SYURGA, YA ALLAH YANG MAHA PENGASiH LAGi MAHA PENYAYANG.”


Jumaat, Oktober 22, 2010

Tips merebut hidayah


Assalamualaikum warahmatullah,

Beberapa hari yang lalu (semasa artikel ini disediakan), saya sempat membaca email mesej yang dihantar ke inbox, yang bertajuk, “Masitah Istihar Murtad Dalam FaceBook”. Saya tidak mahu mengulas lanjut isi email yang diterima, tetapi jika ada yang berminat untuk mengetahuinya dengan lebih lanjut, bolehlah blog walking ke sumber asal email, petikan artikel di ijoks2009 dan resepirahsiaku.

Di zaman serba moden berteknologi tinggi dan segala maklumat mudah diperolehi dengan hanya menggunakan hujung jari seperti hari ini, terlalu banyak dugaan dan cabaran hidup yang ‘terpaksa’ kita tempuhi. Saya masih ingat, beberapa tahun yang lepas, saya pernah membaca kisah anak Melayu muslim yang murtad hanya kerana terpengaruh dengan teman lelaki yang beragama hindu, bertindak membuang keluarga yang bersusah payah mendidiknya dengan penuh kasih sayang dan tidak luak sedikitpun pendidikan agama yang diberikan kepadanya. Selepas itu, beberapa lagi kisah anak-anak gadis Melayu muslim murtad turut dihebohkan dan kisah mereka datang dan pergi silih berganti tanpa mendengar atau membaca cerita mereka kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya.

Itu kisah mereka yang ‘berani’ mengisytiharkan diri mereka telah berpaling daripada Islam, tetapi saya percaya, bukan sedikit daripada kita yang mengaku saja Islam, tetapi tidak pula mengamalkan cara hidup Islam yang sebenarnya. Apakah status kita? Tidak mustahil kita martabat kita lebih rendah daripada mereka yang terang-terangan mengisytiharkan diri mereka murtad!

Apa-apapun, marilah kita bersama-sama mendoakan semoga kita semua dan mereka yang telah tersasar jauh tergelincir dari Islam agar diberi taufik dan hidayah oleh Allah Taala. Memang benar hidayah hanya milik Allah SWT, walau bagaimanapun, wajar sekali kita mencuba sedaya upaya kita untuk merebut hidayah dari Allah SWT agar kita tetap terpelihara iman dan dapat menghembuskan nafas terakhir dalam keadaan tidak berpaling kepada yang lain, selain dari-Nya.

Ingatlah firman-Nya yang bermaksud, “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi al Kitab, nescaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman. Bagaimanakah kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya pun berada di tengah-tengah kamu? Barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang lurus. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.” (Surah ali-‘Imran 3:100~102)

Dikatakan hidayah itu milik Allah SWT dan hanya Dia-lah yang menganugerahkan hidayah kepada hamba-Nya. Walaupun hidayah itu milik Allah, kita perlu carinya untuk kesejahteraan hidup di dunia dan di kampung akhirat. Bagaimana caranya untuk kita merebut hidayah? Berikut disenaraikan tips bagi merebut hidayah, semoga dapat menjadi amalan kita sehari-hari, insya Allah.

Tip # 1 – Berpegang teguh kepada agama

“..... Dan barang siapa yang berpegang teguh kepada (agama) Allah maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk (hidayah) kepada jalan yang lurus (betul).” (Surah ali-‘Imran 3:101)

Tip # 2 – Beriman dengan Allah SWT dengan sebaik-baik iman

Iman yang tiada sekelumit pun dalam hati syak atau ragu-ragu.

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, nescaya Dia akan memberi petunjuk (hidayah) kepada hatinya (memimpin hatinya untuk menerima apa yang telah berlaku itu dengan tenang dan sabar). Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Surah al-Taghaabun 64:11)

Tip # 3 – Beramal dengan al-Quran dan sunah

Allah berfirman: “.... Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, nescaya ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka (menderita azab).” (Surah Taha 20:123)

“Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (al-Quran) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Surah al-Taghaabun 64:8)

Tips # 4 – Berilmu

Ilmu membawa kepada mengenal dan mendapat hidayah-Nya. Allah berfirman, “….Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama (orang-orang yang berilmu). Sesungguhnya Allah Maha perkasa lagi Maha Pengampun.” (Surah Fathir 35:28)

Tips # 5 – Tidak menjadi hamba hawa nafsu

“Katakanlah: ‘Aku tidak akan mengikuti hawa nafsumu, kerana kalau aku turut, sesungguhnya tersesatlah aku, dan tidaklah (pula) aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk (hidayah).’” (Surah al-An‘aam 6:56)

Tips # 6 – Bermujahadah

“Dan orang-orang yang berjihad (berusaha bersungguh-sungguh) untuk (mencari keredhaan) agama Kami, sesungguhnya Kami akan tunjukkan kepada (memimpin) mereka ke jalan-jalan Kami (yang menjadikan mereka bergembira serta beroleh keredhaan); dan sesungguhnya (pertolongan dan bantuan) Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik (berusaha membaiki amalannya.”

Tips # 7 – Taat kepada Allah dan Rasul-Nya

“Katakanlah: “Taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kepada Rasul Allah; dan jika kamu berpaling ingkar maka ketahuilah bahawa sesungguhnya Rasul Allah hanya bertanggungjawab akan apa yang dibebankan (ditugaskan) kepadanya, dan kamu sekalian pula bertanggungjawab akan apa yang dibebankan (ditugaskan) kepada kamu semata-mata. Dan jika kamu taat kepadanya, nescaya kamu mendapat petunjuk (beroleh hidayah).”” (Surah an-Nur 24:54)

Tips # 8 – Bersabar fillah, billah dan ‘alallah

“Dan Kami jadikan dari kalangan (di antara) mereka itu pemimpin-pemimpin yang membimbing (memberi petunjuk dengan perintah Kami) kaum masing-masing kepada hukum agama Kami, selama mereka bersikap sabar (dalam menjalankan tugas itu) serta mereka tetap meyakini ayat-ayat keterangan Kami.” (Surah as-Sajdah 32:24)

Tips # 9 – Berdoa kepada Allah SWT

Hanya Allah SWT berhak memberi hidayah, terutamanya pada waktu mustajab doa.

“Maka barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk (hidayah), nescaya Dia melapangkan dadanya (membuka hatinya) untuk menerima Islam.” (Surah al-An‘aam 6:125)

Amalkanlah bacaan doa, “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan kurniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; kerana sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (kurnia).” (Surah ali-‘Imran 3:8)

Tips # 10 – Perbanyakkan amalan sunat

Ibn al-Qayyim berkata, “Hidayah akan menarik hidayah dan kesesatan akan menarik kepada kesesatan. Maka amal yang baik itu membuahkan hidayah…” (Ibn Qayyim, Tanwir al-Mawalik, 1/338)

Tips # 11 – Mendengar ceramah, peringatan atau tazkirah

Allah SWT berfirman yang bermaksud, “Dan Kami akan memberi kamu taufik (hidayah) kepada jalan yang mudah, oleh sebab itu berikanlah peringatan (kepada umat manusia dengan ajaran al-Quran) kerana peringatan itu bermanfaat (dan sudah tentu berguna), orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran.” (Surah al-‘Alaa 87:8-10)

Mutiara kata : “Masa itu umpama pedang, jika kamu tidak menggunakannya, ia akan memancung kamu.”

Mudah-mudahan bermanafaat!




Nota kaki : Tips dirujuk daripada Solusi Isu#12, boleh dapatkan dari Ust Baei. (Sorry ust Baei... promote lagi ek...!)

Capaian entry yang sangat bermanafaat di :

0 KOMEN:

Catat Ulasan

Kongsikan komen anda di sini...

Related Posts with Thumbnails